Oleh : Tri Wahyuningsih, S.Pd

Budaya Jawa merupakan salah satu dari ratusan, bahkan ribuan kebudayaan yang ada di Indonesia yang masih erat kaitanya dengan tradisi di masyarakat. Berdasarkan artikel dalam Idnnews.com, bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia yakni sekitar 68,2 juta penutur (ucapan). Dewasa ini, di era moderenisasi atau yang sering disebut dengan era pasar bebas, keadaannya sudah menghawatirkan terkait dengan terbukanya koridor-koridor budaya lokal akibat pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan jati diri dan kepribadian bangsa, yang meliputi bidang teknologi, komunikasi, transportasi dan pariwisata. Adanya hal ini mengancam eksistensi budaya lokal salah satunya budaya jawa.

Sesuai dengan kodratnya, kebudayaan tidaklah statis, tetapi akan berkembang dan mengalami perubahan menyesuaikan dengan tata kehidupan manusia menurut jamannya. Jadi, kebudayaan itu tidak dapat menutup diri dari pengaruh luar dan akan mengalami pergeseran kebudayaan yang disebut dengan pergeseran nilai-nilai budaya. Dalam rangka upaya pelestarian budaya, para siswa SMA Unggulan Pondok Modern Selamat Kendal  dilatih dalam hal keterampilan berbahasa Jawa serta mengenalkan kearifan budaya lokal melalui pelaksanaan ujian praktik Bahasa Jawa “Adat Pengantin Jawa Adicara Panggih”.

            Ujian praktik Bahasa Jawa “Adat Pengantin Jawa Adicara Panggih”, ujian praktik ini merupaan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan sebelum Ujian Sekolah atau kelulusan. Adat Pengantin Jawa Adicara Panggih  dilaksanakan pada hari minggu dan senin 6-7 Februari 2022, oleh siswa kelas XII jurusan MIPA maupun IPS. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, beserta seluruh siswa-siswi SMA Unggulan Pondok Modern Selamat. Melalui ujian praktik tersebut, diharapkan siswa-siswi dapat memiliki keterampilan dalam hal panatacara/MC berbahasa Jawa dengan fasih. Selain melatih ketrampilan berbicara siswa, ujian praktik adicara panggih juga melatih sikap kepemimpinan siswa dalam mengorganisasi acara pernikahan adat Jawa tersebut. Serta mengetahui tata cara adat mantu pengantin Jawa.

            Harapannya, semoga melalui acara ini siswa-siswi dapat lebih mengetahui dan memahami budaya serta tradisi kebudayaanya, memiliki rasa cinta terhadap budayanya sendiri. Sehingga, budaya Jawa khususnya tidak akan hilang atau punah dan masih akan tetap lestari sepanjang zaman. Amiin

27 Comments

  1. “Warisan budaya yang kaya bergantung pada kemampuan orang untuk mempertahankan kekhasan dan identitas unik mereka.” sukses PMS Kendal

  2. “Warisan budaya yang kaya bergantung pada kemampuan orang untuk mempertahankan kekhasan dan identitas unik mereka.” sukses PMS Kendal. . . . .

      1. Luar biasa ujian praktiknya, selain melestarikan budaya jawa juga belajar untuk bekerjasama dalam tim. Sukses selalu PMS kendal

    1. Clifford Geertz dalam buku “The Religion Of Java” menuturkan bahwa Jawa adalah peradaban yang kaya peradaban.

Leave a Comment