“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamucintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu sungguh, Allah Maha Mengetahui.

Begitulah, wasiat Allah SWT. Kepada umat muslim tentang pentingnya sedekah yang telah di abadikan dalam QS. Ali ‘Imran: 92. Hukum kausalitas sudah banyak diterapkan orang-orang terkaya di dunia. Mereka menambah pundi-pundi kekayaan mereka melalui bekerja dan beramal, yakni dengan memberikan sebagian harta mereka kepada orang lain. Seperti halnya Bill Gets, orang terkaya number one di dunia yang memiliki perusahaan Microsoft. Ternyata rahasia kekayaannya ialah memberikan hampir 50 persen dari kekayaannya untuk kepentingan sosial (Ippho Santosa, 7 Rahasia Rizki). Nah, ikhwal satu ini seharusnya memberi tonjokan hebat (Psychology Stricking Course) bagi umat Islam. Inilah yang patut ditiru umat islam.

Betapa banyak keajaiban tentang sedekah, maka, menjadi sebuah kewajiban bagi umat muslim untuk mengikuti perintah-Nya, seperti yang telah dilakukan oleh Yayasan Wakaf Selamat Rahayu, yaitu memberikan bingkisan kurma kepada 1451 santri PMS Kendal. Pemberian bingkisan tersebut, dilaksanakan   22 Maret 2022, oleh Ibu Direktur Utama Yayasan  Wakaf Selamat Rahayu: Ibu Hj. Sri Idayanti S.E.,M.M. dan Ibu Pimpinan Pondok Pesantren Modern Selamat; Ibu Hj. Rahayuningsih, S.E., M.M. kepada seluruh santri. Sekaligus memberikan apresiasi berupa uang pembinaan bagi santri berprestasi, yang beberapa minggu yang lalu belum mendapat apresiasi.

Sedekah merupakan pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa di batasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekadar zakat maupun infak. Sebab, sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun, sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik. Bahkan, dalam sebuah hadis digambarkan, “Memberikan senyuman kepada saudaramu adalah sedekah.”

Sebagai muslim sejati, seharusnya memulai suatu kebaikan harus dari diri sendiri, karena merupakan suatu keharusan yang mutlak. Mengenai hal tersebut, Allah juga menetapkan dalam al-Qur’an surat ar-Ra’ad: 11:“Allah tidak akan mengubah suatu kaum, melainkan mereka harus mengubah diri sendiri”.Semoga dengan diberikan bingkisan tersebut, bias menarik keberkahan Allah kepada Yayasan Wakaf Selamat Rahayu untuk tetap konsisten dalam berkontribusi kepada Negara dan agama, khususnya mencerdasakan generasi bangsa, agar memiliki kualifikasi berilmu dan berakhlak. Amiin.

Author: Admin

72 Comments

Leave a Comment