Anwarul Qulub (cahaya hati) lebih berarti daripada cahaya matahari dan rembulan” (KH. Zuhri Zaini, BA.)

Pondok Modern Selamat senantiasa berupaya untuk membentuk dan membangun nilai-nilai moral sekaligus sebagai inspirator pembangkit karakter bangsa. Sejalan dengan harapan Bapak Pendiri Yayasan Wakaf  Selamat Rahayu dan Ibu Pembina Yayasan. Dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas, Pondok Modern Selamat menyusun buku yang bertajuk “Panduan Kehidupan di Asrama Pondok Pesantren Modern Selamat” yang diterbitkan oleh Lembaga Pelatihan Kerja Sangkar Arah, Kendal, Jawa Tengah. Penyusunan buku ini ditujukan sebagai pedoman santri dan mengisi materi saat perwalian di asrama. Sehingga, kegiatan menjadi lebih terstruktur, efektif, dan teratur. Buku yang disusun oleh Pengelola Yayasan, Kepala SMA, Kepala SMP, Kepala Agama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan Agama ini telah berstandar ISBN yang mana identitasnya telah diakui secara nasional.

Buku panduan ini dipegang oleh masing-masing santri dan memuat berbagai materi yakni tawadhu, struktur yayasan, memahami lingkungan pondok beserta tata tertibnya, kebersihan dan kerapihan, kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, cinta pondok pesantren, serta perawatan diri dan lingkungan. Dengan pengerjaan selama kurang lebih tiga bulan, menjadikan buku ini mampu memberikan banyak informasi sehingga santri mampu menyesuaikan diri dalam waktu singkat.

Buku panduan juga dilengkapi dengan buku kontrol kegiatan sebagai bukti penerapan materi yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Guna memastikan bahwa santri menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik, buku kontrol kegiatan ini dinilai oleh guru atau wali kamar. Buku kontrol kegiatan menekankan pada peningkatan kualitas akhlak dan perilaku termasuk manajemen waktu, menjaga kesehatan, serta mendorong santri untuk berprestasi baik dalam hal akademik maupun non akademik. Melalui proses pendidikan di Pondok Modern Selamat yang telah disusun secara serius dan diharapkan mampu menanamkan perilaku dan pemikiran yang seimbang antara ilmu dunia dan ilmu akhirat guna mewujudkan manusia yang beriman, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat.

1 Comment

Leave a Comment