Naluri seorang siswa yang memiliki tekad kuat untuk mengharumkan nama sekolah dengan memenangkan lomba OSN IPS juara 1 Tingkat Provinsi. Tak pernah menyerah belajar demi menggapai cita-citanya.

Miftah Nur Wahid siswa kelas 8 SMP Unggulan Pondok Modern Selamat jurusan IPS ini memiliki harapan mulia, ingin menularkan ilmu yang dia miliki kepada teman-temannya sehingga bisa bermanfaat.

“Saya sering memanfaatkan waktu luang dengan membaca, karena menurut saya membaca adalah jendela dunia. Selain itu saya juga sering mengikuti ekstrakulikuler yang dapat mengembangkan potensi dan menyalurkan bakat yang saya miliki.’’ Ungkap Miftah Nur Wahid.

Ilmu sosial terkadang membuat siapa saja yang mempelajarinya jatuh hati, sama halnya yang dirasakan oleh Miftah Nur Wahid. Ilmu sosial mengajarkan cara berinteraksi dan membangun hubungan yang baik antar sesama individu karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.

Menurut Miftah Nur Wahid selain belajar yang giat, do’a orangtua juga memiliki peranan yang sangat penting. Maka dari itu tak henti-hentinya siswa kelas 8 SMP Unggulan Pondok Modern Selamat ini selalu meminta do’a restu dan bimbingan dari orangtua. Siapa yang menanam pasti akan menuai hasilnya, sebagai contoh siapa yang menanam kebaikan pasti akan menuai kebaikan juga. Pedoman itu yang selalu dipegang teguh oleh Miftah Nur Wahid.

Siswa kelas 8 SMP Unggulan Pondok Modern Selamat jurusan IPS ini, Miftah Nur Wahid merupakan pribadi yang hangat, santun dan suka tantangan. Dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang telah dia raih sejak duduk di bangku SD, dia suka mengeksplor dan belajar hal baru yang belum pernah dilakukan. Ketika dia mengalami kesulitan dalam menyelesaikan sebuah soal, dia selalu konsultasi dan diskusi dengan guru mata pelajarannya.

Jangan menyerah, jangan takut gagal, jangan takut mencoba hal baru. Itu yang selalu ditanamkan dalam diri seorang Miftah Nur Wahid, sehingga bisa juara 1 lomba OSN IPS Tingkat Provinsi.

19 Comments

  1. Usaha tidak akan menghiyanati hasil.. teruslah berjuang anak-anakku raihlah prestasi dan prestasi yang luar biasa adalah saat engkau sudah bisa berakhlakul karimah atau tawadhu’.

Leave a Comment