Oleh: Ahmad Asrori

            “Barangsiapa yang tidak menuntut ilmu di waktu mudanya. Maka bertakbirlah sebanyak 4 kali sebagai tanda wafatnya.”

            Begitulah nasihat Imam Syafi’I tentang pentingnya menuntut ilmu, apalagi di waktu muda. Urgensi mencari ilmu sebagai jalan menuju kesejahteraan kehidupan dunia dan akhirat juga dijelaskan oleh Mohammad Nasih, bahwa “Jika ingin sejahtera harian, maka tanamlah sayuran. Jika ingin sejahtera mingguan, maka tanamlah pisang. Jika ingin sejahtera bulanan, maka tanamlah ubi. Jika ingin sejahtera tahunan, maka tanamlah tebu. Jika ingin sejahtera puluhan tahun, maka tanamlah jati. Dan jika ingin sejahtera selamanya, dunia dan akhirat, maka tanamlah SDM yang beriptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dan berimtak (iman dan takwa).”

            Pondok Pesantren Modern Selamat Kendal di bawah Yayasan Wakaf Selamat Rahayu sejak tahun 1992 telah berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan SDM atau generasi muda memiliki pengetahuan IPTEK dan tentu berlandaskan nilai-nilai islami. Pendalaman keilmuan keagamaan dengan cara menghafalkan al-Qur’an, kajian kitab klasik—meliputi hadist, akhlak, aqidah, tarikh, dan fiqih—, dan berlatih di dunia keorganisasian Islam. Sedangkan untuk menunjang IPTEK, PMS memggunakan metode pembelajaran umum di kelas maupun di luar kelas.

             Dengan demikian, untuk mewujudkan cita-cita mulai tersebut, PMS Kendal telah membuka pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2022/2023. Pendaftar tidak dibatasi dari wilayah manapun, yang penting memiliki tekat kuat untuk belajar. Sedangkan pendaftrannya, bisa melalui online via website: https://www.pondokmodernselamatkendal.ponpes.id/ dan atau bisa langsung datang ke pesantren di Jl. Soekarno Hatta Km.3 Desa Jambearum Kec. Patebon Kab. Kendal. Semoga iktiar tersebut, mendapat Ridlo dari Allah SWT. Amiin.

59 Comments

    1. Mau jadi apapun, mondok tetap pilihan terbaik. Polisi yang santri, TNI yang santri, Pejabat yang santri, pengusaha yang santri, pedagang yang santri,
      Pasti bisa membawa indonesia menjadi negara grmah ripah lohjinawi.

Leave a Comment